Postingan

Salah Satu Cara Untuk Mencerdaskan Orang Jahil

Gambar
Salah Satu Cara Untuk Mencerdaskan Orang Jahil - Eh tahu nggak kalau ternyata Imam Ghazali bukan seorang Hafidz loh?. Tak ada ulama yang bilang bahwa beliau bergelar Hafidz dalam ilmu hadis.  + Tahu dong. Eh kamu tahu nggak kalau Imam Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa'i, Ibnu Majah dan lainnya itu bukan Fuqaha'? ---------- Dialog di atas adalah gambaran salah satu cara untuk mencerdaskan orang jahil yang sok mau merendahkan kapasitas seorang ulama hanya bermodal data bahwa ulama tersebut bukan imam dalam satu cabang ilmu tertentu. Padahal, tidak menjadi imam dalam bidang ilmu tertentu bukanlah aib, bahkan itu wajar sebab di dunia ini tak ada satu pun yang menjadi imam di semua bidang tanpa kecuali. Karena itu tak bisa mengesankan seseorang rendah hanya karena ia tidak menjadi imam dalam ilmu tertentu.  Yang perlu dicatat dengan tinta tebal adalah: Bukan imam dalam satu bidang ilmu bukan berarti orang tersebut tidak paham ilmu itu atau bisa dikesankan bodoh tentangnya....

Menyoal Terjemahan Kemenag atas Kata ‘Istawa’ dalam Al-Qur’an

Gambar
Menyoal Terjemahan Kemenag atas Kata ‘Istawa’ dalam Al-Qur’an BY ABDUL WAHAB AHMADDESEMBER Pada tahun 2019, Kementerian Agama mengeluarkan edisi penyempurnaan terjemahan al-Qur’an yang kini dapat diunduh secara online. Sebagaimana judulnya, secara umum edisi penyempurnaan ini memiliki akurasi yang lebih cermat dalam memilih kata yang pas sebagai terjemah ayat-ayat al-Qur’an yang begitu kompleks. Terjemahan edisi baru ini disosialisasikan pada tahun ini (2020) melalui serangkaian event yang salah satunya berupa webinar. Penulis berkesempatan mengisi salah satu webinar tersebut pada tanggal 31 Agustus 2020 yang secara khusus diamanatkan untuk membahas tentang Pemaknaan Ayat-ayat Mutasyabihat Perspektif Ahlussunnah Wal Jamaah. Di antara yang penulis sorot saat itu adalah penerjemahan kata istawa yang ternyata tetap mengikuti tradisi lama dalam terjemahan-terjemahan berbahasa Indonesia lainnya, yakni menerjemah kata istawa sebagai bersemayam. Meskipun populer, terjemahan ini problematik ke...

Kapan Ibnu Taymiyah Terkenal?

Gambar
Kapan Ibnu Taymiyah Terkenal? Pertanyaan ini penting dijawab agar kita tahu bagaimana sejarah memperhatikan Syaikh Ibnu Taymiyah. Tulisan Syaikh Munir di bawah ini menjawab pertanyaan ini dengan baik.  Ibnu Taymiyah adalah tokoh yang tidak "terlalu diperhatikan" dalam sejarah, dalam arti para ulama di masanya dan masa sesudahnya cuek terhadapnya. Beliau adalah orang alim, semua sepakat. Beliau juga orang kontroversial, semua sepakat. Tetapi beliau tidaklah sebesar yang digembar-gemborkan orang di masa ini sebab di abad ke sembilan, sepuluh dan sebelas, namanya disebut tidak lebih banyak dari nama ulama lainnya, dan bahkan bisa dibilang jauh lebih sedikit. Ibnu Taymiyah sendiri tidak mempunyai satu pun kitab matan yang menjadi rujukan standar ilmu keislaman secara global. Yang mempunyai kitab-kitab matan dalam hal akidah dan dipakai di berbagai penjuru dunia justru orang-orang yang dimusuhi oleh Ibnu Taymiyah, yakni Asya'irah. Kitab-kitab Asya'irah seperti Sanusiyat, N...

Benarkah Istawa samadengan Istawla?

Gambar
BENARKAH ISTAWA = ISTAWLA? Oleh: Abdul Wahab Ahmad  Salah satu yang sering disalahpahami secara massal oleh Salafi-Wahabi adalah anggapan bahwa Asy'ariyah mewajibkan mentakwil kata Istawa dalam al-Qur’an dengan makna Istawla. Akhirnya mereka mengoleksi berbagai kelemahan takwilan ini sebagai celah kritik. Ada yang bilang kalau diartikan istawla berarti Allah harus bertengkar dulu dengan Arasy. Ada juga yang bilang kalau istawla ini hanya berdasarkan syair orang Kristen bernama Akhthal. Ada yang bilang kalau makna istawla ini tidak cocok dengan beberapa siyaq (konteks ayat). Ada juga yang menanyakan kalau maksudnya adalah menguasai berarti apa gunanya disebut arasy saja? Bukankah Allah menguasai semuanya? Ada juga yang menggugat dengan aneh, apa bisa dikatakan Allah istawla atas tempat sampah? dan sebagainya. Semua hal ini muncul akibat kesalahpahaman. Ada juga yang memgklaim  bahwa makna istawla ini tak dikenal dalam bahasa Arab. Tentu saja klaim ini tak bisa dipertahankan sec...

Imam Ahmad Pun Mengajarkan Cara Shalat yang Bid’ah

Gambar
Imam Ahmad Pun Mengajarkan Cara Shalat yang Bid’ah Sebagian orang sangat berlebihan dalam memahami bid’ah hingga mereka menyangka bahwa apa pun yang tak ada contohnya dari Nabi Muhammad atau para sahabat adalah bid’ah yang terlarang. Dalam benak mereka, seluruh hal baru dalam ibadah pastilah bid’ah dan seluruh bid’ah berarti sesat dan seluruh yang sesat berarti berujung neraka. Mereka memahami hadits tentang bid’ah hanya sepotong saja dan tak membaca seluruh tema ini secara komprehensif seperti yang dilakukan oleh para ulama muktabar.  Bila anggapan mereka itu dipakai secara konsisten, maka akan banyak ulama besar yang dianggap melakukan bid’ah, salah satunya adalah Imam Ahmad bin Hanbal yang notabene merupakan salah satu tonggak rujukan mereka dalam masalah akidah dan fiqih. Imam mujtahid pakar hadits yang biasanya dianggap paling ketat dan paling konsisten berpedoman pada sunnah Nabi ini menjelaskan tata cara berdoa dalam shalat yang sama sekali tak pernah diajarkan oleh Rasulull...

Kerancuan Akidah Wahabi, Sebuah Buku yang Seharusnya Terbit Sejak Lama!

Gambar
Kerancuan Akidah Wahabi,  Sebuah Buku yang Seharusnya Terbit Sejak Lama! Buku ini memiliki tiga pembabakan, dengan “Bagian Ketiga: Simulasi Dialog dengan Salafi-Wahabi Berkemampuan Tinggi” sebagai episode favorit yang paling saya sukai di antara lembaran yang berjumlah sekitar 250 halaman tersebut. Sebab, saya merasa dibawa menengok ke sudut terjauh tentang jidal paling akbar antara pemuka Asy`ariyyah dengan para tokoh Salafi-Wahabi. Visualisasi dialektika ini tampak benar-benar nyata, dengan sumber-sumber primer yang banyak belum saya ketahui—karena saya memang amatir dalam mempelajari pandangan para pemuka kelompok yang menganggap golongannya paling salaf itu. Perasaan seperti ini mirip sekali dengan membaca Tahafut al-Falasifah milik Imam al-Ghazali, sebuah buku yang merekam Imam Ghazali muda saat memasuki dunia persilatan gagasan filosofis sebagai mahasantri yang kritis, bukan berstatus pendakwa yang menghakimi: أنا لا أدخل فى الاعتراض عليهم الا دخول مطالب منكر, لا دخول مدع مثب...

Praktek Ini Bid'ah Apa Tidak?

Gambar
Praktek Ini Bid'ah Apa Tidak? Ada seseorang yang menulis sebuah buku. Anehnya dia membiasakan dirinya mandi dan shalat istikharah dulu sebelum memasukkan satu entri dalam buku itu. Dia selalu melakukan ritual itu sampai selesai menginput semua entri bukunya. Pertanyaannya, ritual orang itu bid'ah atau tidak? Kalau tidak bid'ah, maka di mana ada anjuran ritual semacam itu dari Rasulullah dan atau setidaknya para sahabat? Dalam sejarah, para sahabat yang menulis wahyu dan hadis Nabi apakah pernah melakukan hal semacam ini?  Pertanyaan ini berangkat dari kisah nyata di masa lalu di mana seorang penulis mengaku sebagai berikut: وما وضعت فى كتاب الصحيح حديثاً إلا اغتسلت قبل ذلك واستخرت الله تعالى، وصليت ركعتين وتيقنت صحته "Aku tidak meletakkan dalam kitab shahih satu hadis pun kecuali aku mandi dulu sebelumnya dan aku istikharah kepada Allah Ta'ala, dan aku shalat dua rakaat dan aku meyakini kesahihannya" Penulis ini dikenal dengan nama Al-Bukhari, dan kitab yang d...