Tarbiyah
Tarbiyah By. Ahmad Sarwat, Lc.MA Tahun 80-an ketika saya diajak liqo', memang era tarbiyah murni. Kita tidak bicara politik, bahkan juga sama sekali tidak bicara struktur organisasi. Yang ada saya muslim, Anda muslim, kita muslim, maka kita ini bersaudara. لا تسل عن عنصري عن نسبي إنه الإسلام أمي وأبي إخوة نحن به مؤتلفون Maka baju kelompok kita lepas, jaket partai kita lepas, kaos ormas kita lepas, bendera jamaah kita turunkan. Kita ini Islam, titik. Udah itu aja. Tidak ada Islam A, Islam B, Islam C, D, E, F atau G. Maka ketika ada jamaah di Mesir bernama Al-Ikhwan Al-Muslimun, semangat yabg ditonjolkan adalah persaudaraan, ada usroh, ada doa robithoh, ada tiga proses : ta'aruf, tafahum dan takaful, wah kita surprais banget. Apalagi agendanya murni keilmuan semata. Duduk melingkar, baca kitab. Tiap Ahad pagi liqo' naqib membaca Majmuah Rosail Hasan Al-Banna. Kajian tiap bulan membedah tafsir Zhilal Sayyid Quthub. Plus tiap pekan kajian materi panah-panah, bicara Makrifa...