Postingan

Menampilkan postingan dengan label rajab

Kontroversi Hukum Puasa Rajab : Sunnah atau Bidah?

Gambar
KONTROVERSI HUKUM PUASA RAJAB: SUNNAH/BID’AH? بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله رب العلمين. وبه نستعين على أمور الدنيا والدين. وصلى الله على سيدنا محمد وآله صحبه وسلم أجمعين. قال الله تعالى: إن عدة الشهور عند الله اثنا عشر شهرا في كتاب الله يوم خلق السماوات والأرض منها أربعة حرم ذلك الدين القيم فلا تظلموا فيهن أنفسكم وقاتلوا المشركين كافة كما يقاتلونكم كافة واعلموا أن الله مع المتقين. الأية . وقال رسول الله صلى الله عليه وسلم: فإن خير الحديث كتاب الله وخير الهدى هدى ‏ ‏محمد ‏وشر الأمور ‏ ‏محدثاتها ‏وكل بدعة ضلالة . أما بعد: PENDAHULUAN Ada 2 hal yang harus diperhatikan dalam membahas masalah puasa Rajab. Pertama: Tidak ada riwayat yang benar dari Rasulullah SAWyang melarang puasa Rajab. Kedua: Banyak riwayat tentang keutamaan puasa Rajab yang tidak benar dan palsu. Dan di dalam masyarakat kita terdapat 2 kutub ekstrim. Pertama: Adalah sekelompok kecil kaum Muslimin yang menyuarakan dengan lantang bahwa puasa bulan Rajab adalah bid’ah. Kedua: Sekelompok orang yang biasa melakukan atau me...

Puasa Rajab, Sunnah atau Bidah?

Gambar
Puasa Rajab, Sunnah atau Bid’ah? Oleh: Ustadz Yusuf Suharto* Dalil Kesunnahan Puasa Rajab “Utsman bin Hakim al-Anshariy bertanya pada Said bin Jubair mengenai puasa Rajab, sedangkan saat itu kami berada pada bulan rajab maka ia menjawab: Kami mendengar bahwa Ibn Abbas RA berkata:  كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يصوم حتى نقول لا يفطر ويفطر حتى نقول لا يصوم “Rasul SAW berpuasa sampai-sampai kami mengatakan beliau tidak meninggalkan puasa (puasa terus), dan Rasul SAW tidak berpuasa sampai-sampai kami mengatakan beliau tidak berpuasa” [HR Muslim]. Setiap menjelang memasuki bulan Rajab, pro kontra hukum puasa Rajab mencuat dan menjadi topik pembicaraan yang hangat dimana-mana. Pihak yang pro mengatakan puasa rajab adalah sunnah sementara pihak yang kontra malah mengatakan bid’ah. Untuk mengurai hakikat sebenarnya hukum puasa rajab saya memilih untuk mengemukakan hadis di atas dengan disertai penjelasan para ulama yang kredibel tentunya. Imam Nawawi menjelaskan maksud hadis di atas: “Y...